Showing posts with label SAINS. Show all posts
Showing posts with label SAINS. Show all posts

Wednesday, August 13, 2008

Daun Bunga Lily: Rumah Terapung Masa Depan


Arsitek dari Belgia, Vincent Callebaut, mengajukan terobossan baru dalam menghadapi masalah perubahan iklim dan kepadatan, solusinya dinamai: Daun Bunga Lili.


Daun Bunga Lili ini digambarkan sebagai: prototipe kota amfibi yang mampu menghidupi diri sendiri, dengan masing2 daun mampu menampung 50.000 orang.

Di tengah Daun ini ada sebuah danau yang menampung dan menjernihkan air hujan. Kota terapung ini tidak membutuhkan jalan dan akan mengapung dan "terhanyut" ke seluruh dunia akibat pergerakan arus laut.



Desain dari Daun ini di memuat 3 marina dan 3 gunung yang dikhusukan bagi bisnis dan hiburan. Kota ini unik, karena kota ini merupakan kota amfibi, setengah kota air, setengah lagi kota darat.

Kota ini mendapat sumber daya dari matahari, angin dan arus laut, yang akan memproduksi lebih banyak energi daripada energi yang dikonsumsinya, dan akan menjadi kota yang ber-"emisi nol" karena semua karbon dan limbah akan di daur ulang.

Harapan yang ada adalah pada tahun 2100, akan ada 250 juta orang yang melarikan diri dari perubahan cuaca, yang disebut "Climactic refugee", karena air laut akan menghancurkan kota2 seperti New York, Shanghai dan Bombai.

Vincent percaya, bahwa produknya ini adalah solusi jangka panjang untuk menghadapi naiknya air laut, dan bukannya memperkuat garis pantai, karena solusi garis pantai ini hanyalah solusi jangka pendek


Desain dari Daun ini diinspirasikan oleh daun Amazonia Victoria Regia yang memiliki tulang daun yang sangat rapat. Tujuan Vincent adalah untuk menciptakan "hubungan harmonis antara manusia dan alam".

Wednesday, July 30, 2008

Danau Raksasa Terekam di Bulan Saturnus


JAKARTA, KAMIS - Sebuah danau yang luasnya sebanding dengan Danau Ontario di Amerika Utara terekam di dekat kutub utara Titan, salah satu bulan Planet Saturnus. Para peneliti memberinya nama Ontario Lacus.
"Ini pengamatan pertama yang memberikan bukti kuat bahwa Titan memiliki genangan cairan di permukaannya," ujar Robert Brown dari Laboratorium Bulan dan Planet-planet Universitas Arizona di Tucson, AS. Danau yang memanjang 235 kilometer tersebut diperkirakan memiliki luas 20.000 kilometer persegi. Cairan yang mengisi danau tersebut mungkin bukan air, melainkan methan dan ethan, jenis senyawa hidrokarbon yang berupa gas di Bumi.
Brown dan koleganya dapat mendeteksi danau tersebut dengan spektrometer visual dan inframerah yang dibawa wahana Cassini. Dengan instrumen tersebut, wahana yang tengah menjelajah di sekitar Saturnus dan bulan-bulannya itu dapat membedakan batuan, pasir, dan cairan.
Penemuan danau di Titan bukanlah hal yang mengejutkan. Benda langit yang berukuran 1,5 kali bulan dan lebih besar daripada Merkurius itu adalah satu-satunya obyek luar angkasa yang memiliki atmosfer tebal seperti sebuah planet. Para peneliti sebelumnya meyakini bahwa permukaan Titan juga memiliki lautan.